Senin, 18 Januari 2016


Profil Darmajaya
Berawal dari niat dan ketulusan hati serta dukungan penuh dari istri tercinta, seorang putra asal Lampung, Hi. Alfian Husin, S.H ingin mengabdi di daerah asalnya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya generasi muda agar dapat berkiprah dan berkompetisi dengan SDM-SDM daerah lain maupun dengan bangsa-bangsa lain dalam rangka menghadapi era kesejagatan.

Kemudian hal ini diwujudkan dalam pendirian Yayasan Pendidikan Alfian Husin melalui Notaris Cahaya Hairani Djausal Zubaidi, S.H akta Nomor 4 (empat) tanggal 5 Januari 1995 berkedudukan di Kotamadya Bandarlampung jalan Teuku Umar No. 93 kelurahan Gedong Meneng kecamatan Kedaton dengan Badan Pendiri Hi. Alfian Husin, S.H, dr. Hj. Yoenidar Karim Alfian, Andi Desfiandi, S.E, MA dan Meizary Alfian, S.E, MBA. Sedangkan badan pengurus adalah Meizary Alfian, S.E. MBA (ketua),firmansyah Yunialfi Alfian (wakil ketua), dr. Lyza Marfianita Rozalinda (Sekretaris I), Dian Septarina, BA(Sekretaris II) dan dr. Hj. Yoenidar Karim Alfian (Bendahara) dan Badang Pengawas terdiri dari Hi. Alfian Husin, SH dan Andi Desfiandi, S.E, MA.

Seiring dengan visi dan misi Yayasan dan kondisi tantangan kedepan maka berdasarkan hasil rapat yayasan diambil keputusan untuk merubah susunan badan pengurus dan badan pengawas yang dikuatkan oleh Notaris Cahaya Hairani Djausal, SH akta No. 2 tanggal 23 Januari 1995 dengan susunan Badan Pengurus Hi. Alfian Husin, S.H (Ketua), Meizary Alfian, SE, MBA (wakil ketua), dr. Lyza Marfianita Rozalinda (sekretaris I), Dian Septarina, BA (sekretaris II), dr. Hj. Yoenidar Karim Alfian (bendahara).Sedangkan Badan Pengawas adalah Andi Desfiandi, SE, MBA dan Ir. Firmansyah Yunialfi Alfian. Melalui yayasan ini maka untuk pertama kalinya didirikan Lembaga Pendidikan Tanjung Karang (LPTK) dengan mendapat izin prinsip dan operasional dari DepartemenPendidikan dan Kebudayaan Propinsi Lampung untuk menyelenggarakan kursus komputer dan program pendidikan satu tahun.

Dengan perkembangan lembaga ini (LPTK) serta pesatnya tuntutan masyarakat lampung, maka pada tanggal 5 Juni 1997 didirikanlah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer DARMAJAYA yang lebih dikenal dengan STMIK DARMAJAYA yang dikukuhkan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah II berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 29/D/O/1997 dengan menetapkan sebagai status terdaftar untuk program studi : Teknik Informatika (S1), Teknik Komputer (D3) dan Manajemen Informatika (D3), kemudian sesuai dengan perkembangan lampung dan tuntutan masyarakat, STMIK Darmajaya membuka kembali dua program studi yaitu : Sistem Informasi (S1) dan Sistem Komputer (S1).

Bersamaan dengan usia yang ketiga tahunnya dan terus menerusnya pengembangan bangunan gedung perkuliahan dan pengembangan sarana pendukung lainnya, maka pada tanggal 6 Juli 2000 berdiri lagi Sekolah Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darmajaya (STIE Darmajaya) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 101/D/0/2000 dengan menetapkan status terdaftar untuk program studi :Manajemen (S1), Akuntansi (S1) dan Akuntansi (D3).

Darmajaya terus berbenah untuk menjadi lebih baik dalam memposisikan diri sebagai perguruan tinggi yang konsen dengan perkembangan Informatika dan Bisnis. melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 167/D/0/2008 tanggal 20 Bulan Agustus Tahun 2008, status STMIK-STIE Darmajaya berubah menjadi Informatics and Business Institute (IBI) Darmajaya. Perubahan status ini membuktikan bahwa IBI Darmajaya diakui mempunyai keunggulan dibidang Informatika & bisnis dan merupakan wujud kepercayaan pemerintah pusat pada IBI Darmajaya. 

Vicky dan Melian Jadi Duta Kampus IBI Darmajaya 2016


ImageBandar Lampung – Vicky Fajar Adeputra, dan Melian Elsa Putri dinobatkan sebagai Duta Kampus Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya setelah menyisihkan 12 pasang finalis lainnya yang bersaing dalam Grand Final Pemilihan Duta Kampus 2016 yang digelar di kampus setempat, Jumat (08/01). 
Sementara Runner up I putra berhasil diraih oleh Brandon Joshua Bakrie Musalim, dan putri yakni Puput Amelia Sari. Runner up II putra diperoleh Gilang Assasi K dan putri Qory Sagita.
 
Top 3 putra putri kampus ini tampil memukau dengan balutan pakaian bermotif Tapis kain tradisional khas Provinsi Lampung rancangan TAPS in Lampung. Tak hanya penampilan, mereka juga dinilai berdasarkan wawasan, kepribadian, kemampuan public speaking, dan prestasi.

Selain itu, Grand Final Pemilihan Duta Kampus IBI Darmajaya juga memilih duta-duta untuk katagori lainnya yakni putra putri berbakat, intelegensia, fotogenic, favorit, persahabatan, harapan I, II, dan III. 
Penilaian peserta dilakukan oleh dewan juri berkompeten yakni Indra Pradita (Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bandar Lampung), Lisa Rosalita (Runner up Muli-Mekhanai Kota Bandar Lampung), Putri (dosen mata kuliah public speaking dan character building IBI Darmajaya), Anjas Asmara (Duta Bahasa Provinsi Lampung dan pengajar di Sunaree University of Technology Thailand).
 
Kegiatan ini juga didukung oleh Bank BJB, Bank BRI, Vivo, Sosro, Telkomsel, Els Coffee, Sanggar Bunga Dian, BKKBN, Optik Modern, dan Poltabes Bandar Lampung.
 
Melian mengaku senang, dan bangga bisa diterpilih sebagai putri Duta Kampus IBI Darmajaya 2016. Diungkapnya, banyak pengalaman berharga selama dia mengikuti ajang pemilihan putra putri kampus tersebut.
 
“Saya juga memperoleh banyak ilmu pengetahuan, melatih kedisiplinan, dan teman-teman baru selama masa karantina. Semoga kami yang telah dinobatkan sebagai duta-duta kampus bisa terus berprestasi, dan menjaga nama baik IBI Darmajaya,” ujar atlet karate bersabuk hitam ini.
 
Grand final pemilihan duta kampus ini termasuk dalam rangkaian malam puncak Pesta Minat Bakat IBI Darmajaya. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang dari 9 cabang perlombaan lainnya yakni lomba futsal, atraksi Orkem (Organisasi Kemahasiswaan), debat Hima (Himpunan Mahasiswa), scrabble, desain poster, proposal bisnis, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), solo song, dan hias kue.
 
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Sumber Daya IBI Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., MM mengucapkan selamat kepada para pemenang. Menurutnya prestasi dapat diraih tidak hanya dibidang akademik tetapi juga dibidang non akademik. Ia berharap kemenangan yang diraih para peserta dapat memotivasi mereka dalam mengembangkan potensi diri, dan minat bakatnya.
 
“Pemilihan duta kampus ini menjadi ajang unjuk bakat dan prestasi bagi mahasiswa IBI Darmajaya. Semoga mereka yang telah terpilih bisa meraih prestasi ditingkat regional, nasional bahkan internasional untuk mengharumkan nama almamater kampus tercinta,” harapnya. (*)





Senin, 04 Januari 2016

Definisi TKJ

PENGERTIAN TKJ

Teknik komputer dan jaringan (TKJ) merupakan model pendidikan kejuruan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Teknik komputer dan jaringan saat ini keberadaannya sudah mulai terlihat dimata publik, dimana jurusan ini merupakan jurusan yang sudah mendekati ilmu praktisi yang langsung dapat diimplementasikan dilingkungan dunia kerja profesional. Menjalani jurusan teknik komputer dan jaringan tidak semudah yang dibayangkan oleh beberapa peminat khususnya calon siswa yang mendaftar pada jurusan ini. Jurusan Teknik komputer dan jaringan ini dapat dicapai dengan maksimal ketika ditunjang dengan bakat seseorang, disinilah letak persolan jurusan ini. Karena jika sesorang mengikuti program TKJ sementara jurusan ini tidak dapat dijiwai dengan baik maka akan terasa berat dalam hal implementasi dilapangan sementara promosi yang sudah ada dimata publik adalah jurusan yang sudah siap diimplementasikan dalam dunia kerja khususnya diperusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang Jaringan.
Menjadi satu kepuasan tersendiri jika jurusan ini dikembangkan berdasarkan bakat dan minat yang besar khususnya bagi siswa sekolah menengah kejuruan yang benar-benar ingin memiliki ilmu yang berkaitan dengan komputer dan jaringan. Disekolah yang setara dengan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) sudah mulai banyak yang melirik atau membuka peluang jurusan ini disebabkan karena perminataan pasar sudah mulai banyak, ada beberapa alasan utama mengapa jurusan ini diminati oleh pada siswa diantaranya :
1. Melihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak dapat dipungkiri lagi bahwa sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari bagi setiap orang yang dimana pekerjaannya sebagian besar menggunakan teknologi informasi misalnya Komputer, Handphone, IPOD dan lain sebagainya;
2. Transaksi bisnis saat ini rata-rata sudah bergantung kepada mesin-mesin yang bekerja selama 24 jam misalnya perusahaan-perusahaan Hosting, Bank, perusahaan yang bergerak dibidang Komunikasi sekalipun;
3. Setiap hari, setiap bulan dan tahun teknologi informasi berkembang tiada henti seiring dengan perkembangan jaman khususnya dijaman digitalisasi seperti sekarang ini;
4. Peluang kerja di era kedepan sudah dipastikan manusia dapat berinteraksi dengan mesin-mesin yang bekerja secara kontinyu, dimana manusia beperan sebagai kontrol terhadap mesin-mesin tersebut;
5. Dalam kehidupan sehari-hari manusia sudah sangat bergantung kepada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi baik itu dibigan usaha, ekonomi, perbankan, perindustiran, bahkan saat ini sudah mermbah kebidang pendidikan dan lain sebagainya.
Dari semua jabaran diatas sudah terlihat sangat jelas bahwa semua kegiatan sehari-hari tidak pernah telepas dari ilmu yang diterapkan dalam jurusan teknik komputer dan jaringan (TKJ), sehingga menjadi peluang basar bagi lembaga-lembaga yang bergerak dibidang pendidikan sangat berkeinginan untuk mengembangkan program TKJ lebih jauh lagi. Dalam kurikulum sekolah, jurusan TKJ pada umumya masih ditemui beberapa kendala-kendala baik secara teknis maupun non teknis dimana kasus yang paling umum adalah pelaksanaan kurikulum sering tidak capai target dimana penyebab utamanya adalah tenaga (SDM) yang disiapkan oleh lembaga belum siap dan ketersediaan infrastruktur lembaga pendidikan belum memadai dimana dalam kurikum sudah menuntut harus menyediakan fasilitas sarana dan prasarana infrastruktur yang mendukung agar dalam pelaksanaan kurikulum tidak mengalami hambatan tetapi pada kenyataannya tidak semua lembaga pendidikan memiliki sarana dan prasarana yang memadai sehingga siswa masih belum dapat menyerap dengan baik materi-materi yang diterapkan dalam kurikulum TKJ termasuk praktek yang menjadi bagian dari kurikulum.
Berdasarkan pengalaman dalam praktek kerja industri siswa yang melakukan magang pun masih belum memiliki kemapanan dalam mengimplementasikan ilmunya dalam dunia kerja yang diakibatkan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki oleh pelaku magang, sehingga pada pelaku industri harus bekerja keras untuk memberikan ilmu yang seluas-luasnya kepada siswa magang terkait disamping harus melaksanakan pekerjaan rutinitas peruhsaan. Hal ini menjadi beban tersendiri bagi pelaku industri sebab harus memberikan kurikulum tambahan atau pelengkap dari kurikulum yang diterapkan oleh sekolah.
Salah satu solusi yang paling efektif saat ini adalah dengan jalan memberikan tambahan ilmu praktisi kepada siswa magang melalui bahan materi ajar dengan model pembelajaran jarak jauh atau e-learning yaitu dimana siswa mendapatkan bimbingan dan konsultasi langsung oleh tutor. Model e-learning sebenarnya mirim saja dengan model belajar konvensional hanya mekanisme kerjanya e-elearning menggunakan media internet sebagai peyampaian pesan atau modul ajar kepada siswanya.
Mengenai model belajar yang dimaksud materinya akan dibahas tersendiri dalam website ini dan pada prinsipnya model belajar yang diterapkan adalah model e-learning ( Pembelajaran jarak jauh ).